Langsung ke konten utama

Keterkaitan Psikologi dengan Psikodiagnostik



Hallo, sobat bloggers…
Berjumpa lagi dengan saya Fitria
Pada kesempatan ini saya akan kembali memperkenalkan apa itu psikologi kepada sobat bloggers sekaligus kaitannya dengan psikodiagnostik.
So, disimak baik-baik yaa…. Karena ini salah satu materi yang menurut saya paling dinanti oleh mahasiswa/I Psikologi



Definisi psikologi
 Psikologi berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan logosyang berarti ilmu.
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir. (Plato dan Aristoteles)
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku lahiriah dengan menggunakan metode observasi yang objektif terhadap rangsangan. (J.B. Watson)
 Psikologi adalah ilmu yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang timbul pada diri manusia, seperti perasaan panca indera, pikiran, feeling, dan kehendak. (Wilhelm Wundt)
 Psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai gejala pemikiran atau gejala kesadaran manusia, terlepas dari badannya. (Rene Descartes)
Psikologi merupakan ilmu tentang penginderaan/persepsi. (George Berkeley)

Dari beberapa definisi di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia secara menyeluruh, tingkah laku yang tampak maupun tidak tampak dan tingkah laku yang disadari maupun tidak disadari.

PSIKODIAGNOSTIK

Diagnostic adalah terkait dengan menegakkan apakah orang ini normal/abnormal, sakit/tidak sakit, dan cemas/tidak cemas? Psikodiagnostik menjadi ilmu yang begitu penting, karena yang didiagnosa adalah manusia, bukan barang. Artinya, ketika terjadi kesalahan dalam melakukan diagnose, maka nasib seseorang menjadi taruhannya.

Terdapat dua pendekatan pengukuran/diagnostic, yaitu:
1.    Pendekatan empirical/fakta, memisahkan berdasarkan perilaku dan teori dikesampingkan lebih dulu. Misal:  melakukan pemisahan terhadap orang yang batuk (sedang tidak sehat) dan orang yang tidak batuk (sedang sehat).
2.      Pendekatan teoritikal, harus menggunakan teori dan harus tau betul akar dari sebuah alat tes.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Seorang mahasiswi bernama X melakukan tes psikologi online di internet. Ia melakukan 5x tes dan kelimanya memuat 6 model interaksi seperti yang ada pada Holland Test. Dari kelima tes tersebut, hanya dua hasil tes yang menurut X mendekati dengan kepribadian dirinya. Kemudian timbul pertanyaan dalam diri X, apakah kelima tes tersebut benar-benar tes Holland atau bukan?

Pertanyaan di atas dapat dijawab melalui pendekatan ilmu psikometri. Di mana bisa saja susunan kata per item yang ada di dalam tes tersebut berbeda dengan tes Holland yang sesungguhnya sehingga bisa mempengaruhi teknik skoringnya.

Beda Tools dengan Method dalam Tes Psikologi
Tools adalah alat atau perlengkapan yang digunakan dalam tes Psikologi untuk mengukur orang secara menyeluruh/terintegrasi. Contohnya: RMIB test, Holland test, CFIT, HTP, DAM, BAUM, dan tes-tes psikologi lainnya.
Sedangkan method adalah cara yang digunakan dalam tes Psikologi untuk mengukur orang secara menyeluruh/terintegrasi. Contohnya: observasi, wawancara, tes tertulis, dan lain-lain.
Pendekatan dalam ilmu psikologi lebih ditekankan pada pendekatan perorangan. Hal ini dapat dilihat dari aliran psikologi tertua, yakni psikoanalisa. Meskipun pada kenyataannya tes psikologi pertama kali dilakukan dalam bentuk kelompok, yakni tes Army Alpha dan Army Bheta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Book Review - Why attachment is really important in shaping our lives, especially for our future relationship?

  "Attachment begins in the first relationship of life, the relationship of with the mother. This relationship begins early, even before birth. It can be heavily influenced by the circumstances of birth, including the parents' readiness and desire for the baby, the mothers' mental and emotional state around birth, and birth procedures... Even the levels of mothers' hormones have been found to have an effect, with higher levels of oxytocin supporting more attachment behaviors by mothers..." Continuing my previous review of this book, in this part I will be focused only on the chapter about Attachment with our mother. To be honest, this section is one of my favorite parts of the book with the title The Emotionally Absent Mother. Why? Because attachment has a significant impact on our brain development, mental health, and future relationships. Even research indicates that attachment is created not just from meeting the immediate physical needs of the infant but also

Book Review - The Emotionally Absent Mother

"Few experiences in life are as deep as the feelings we carry about our mothers. The roots of some of these feelings are lost in the dark recesses of preverbal experience. The branches go every which way, some holding glorious, sun-drenched moments, while others are broken off, leaving sharp and jagged edges that we get caught on. Mother is not a simple subject..." Disclaimer: As with any exercise provided by this book, this may bring up uncomfortable feelings, so you will want to pace yourself. If you find yourself feeling overwhelmed, you might let it go for now and come back to read this book again when you are ready. It's 10 PM o'clock here when I write down these few paragraphs. No, this is not only about time but also a matter of decision, because this book is my bibliotherapy. So I involve my logic and also my feelings regarding the contents of this book. I will explain to you not only based on the information that I received from this book but also how this bo

Sepekan Kemarin

Beberapa pekan lalu, kita agaknya terbungkus dalam perasaan yang menggembirakan, ada hal penting yang menakjubkan, sebab kita sedang mempersiapkan pertemuan. Sebagian datang dengan banyak harapan, sebagian yang lain menantikan perjumpaan. Tidak berlebihan rasanya, kalau perjumpaan sore itu, 18 Juni 2023, adalah kenangan yang begitu manis dan tak terlupakan. Jika bukan karena PK ini, rasanya tak akan kita dengar cerita-cerita hebat dari gugusan Pulau-Pulau di Indonesia. Jika bukan karena PK ini, rasanya tak akan pernah ada perkenalan yang akhirnya menyisakan memori dan kenangan. Kita datang tak hanya dengan berbekal pakaian dan catatan kecil pelengkap kegiatan, tetapi juga keberanian dan mimpi-mimpi besar yang kemudian saling kita bagikan. Terima kasih sudah menjadi kawan yang menyenangkan selama sepekan kemarin. Ingatlah selalu memori saat kita duduk berhadapan dan tanpa sungkan membangun topik pembicaraan :) Dulu sekali, bahkan sedetik pun tak pernah ada dalam bayangan bisa bersua den